February 2012
1 post
PENSIL AKBAR
Sore itu di lapangan RT 10, Akbar lelah sekali, pada baju tim nasional Garuda kesayangannya, menempel keringat yang membasahi sekujur tubuh kurusnya. Ya, nama Akbar memang bukan hal yang tepat, untuk menggambarkan fisiknya. Dari rambut keritingnya mulai tercium bau asam yang bercampur dengan bau sengatan matahari sore. “Udah yuk pulang! Besok ada PR Kesenian nih!”, seru Jaka. “Ah iya! Aduh, mana...
Feb 26th